cerita Jepang · cerita mama

Filosofi Kanji

 

Yeaay! Postingan kedua di bulan januari! Terharu. ;’)

Sebenernya udah lama nonton video ini. Ga sengaja liat di newsfeed fb. Tapi pas nonton lagi sekarang, masih terharu juga. ;’)

Jadi, ini acara tv ceritanya si Gorugo artis komedian jepang lagi ngasih kuliah kanji ke anak2 sekolah.

Kanji pertama yang dia bahas adalah kanji 夢 dan 叶う. Yume (artinya : mimpi / cita2) dan kanau (artinya : terkabul/terwujud/menjadi kenyataan). Apa hubungan kedua kanji ini?

Mimpi/cita2 pasti terkabul (夢は叶う), asal…

Ketika kita sedang kesal, mentok, lelah dalam usaha mencapai cita2, seringkali kita mengeluh. Mengeluarkan apa saja yang ada di pikiran. Semua dimuntahkan, diucapkan. 吐く (haku), ini kanji muntah. Gampangnya kanji ini terdiri dari 口 (kuchi : mulut), dan 土 (yang bisa juga dilihat sebagai tanda plus minus). Kata Gorugo, kanji ini mewakili saat kita mengeluh. Apa saja keluar dari mulut, baik kata2 plus minus, semuanya.

Tapi terkejutnya, ketika kita mengurangi sedikit demi sedikit keluhan kita, tanda minus tadi kita hapus, yang tersisa hanya kata2 positif, apa yang terjadi? Kanjinya berubah! Jadi apa?   叶 (kanau : terwujud)!!

See? Semua mimpi pasti terwujud! Asal…. ya itu tadi selama kita berpikiran positif, pasti kanau!

Sebagai seorang muslim, tentu saya juga harus meyakini bahwa Allah pengabul segala doa. Itu janji Allah. “… Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi (perintah-Ku), dan beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS: Al-Baqarah :186).

Dalam surat Al Baqarah di atas, jelas bahwa Allah akan mengabulkan segala doa, selama kita taati perintahNya dan beriman kepadaNya. 🙂

Namun, ada kalanya jalan yang kita tempuh memang susah. Kalau dirasa amaaat susaah, kata Gorugo, kita boleh kok lari. 逃 (ni-geru: lari). Tapi jangan mengubah keyakinan awal bahwa mimpi pasti terwujud. Kita hanya perlu mengubah jalan (strategi). 逃 —> 挑 . Kedua kanji ini mirip ya, hanya awalannya saja yang diganti. Kanji yang kedua ini artinya tantangan, kanji chou dari kata chousen (挑戦) yang berarti mencoba / challenge.

Kesimpulannya, kalau dirasa berat, boleh lari, istirahat sejenak, ubah jalan (strategi), kemudia coba lagi!

Pelajaran yang kedua tentang kanji 幸. Ini kanji shiawase. Kebahagiaan. Dan kanji 辛 (tsurai). Tsurai artinya sengsara/ sakit. Bisa diartikan sebagai ketidakbahagiaan.

Kanji shiawase bisa berubah menjadi tsurai JIKA ada SATU garis yang kurang. Benarkah? Coba perhatikan kanjinya baik2.  幸 —> 辛

Jadi artinya apa?

Ketidakbahagiaan itu bisa terjadi kalau kita lupa satu hal saja.

Apa itu?

Dalam hidup pasti ada kesulitan, musibah, dll. 苦難 (kesulitan), 困難 (kesulitan), 災難 (bencana/musibah). Semua yang susah2 pake kanji 難 ya? Kalau hidup ini ga ada itu semua berarti disebut 無難 (bunan) な人生. 無 itu tidak ada, 難 itu sulit. Kehidupan yang ga ada kesulitan. Enak ya? Tapi kira2 ada nggaaaak….. hidup yang ga ada ujian/kesulitan? 🙂

Nah, lawannya 無難 berarti 有難 ya? 無 (ga ada) —> 有 (ada).

Kanji  有難 ini dibacanya apaaa, teman2??? Yup! 有難い !!! Arigatai! Terima kasih! Bersyukur!! MasyaaAllah!

Jadi, hidup yang banyak masalah itu dibaca SYUKUR!

Di sini saya mewek. T____T

Jadi ingat nasihat tentang bab bersyukur. “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim :7)

Jadi kunci dari kebahagiaan adalah dengan bersyukur. Jika kurang itu saja, maka bisa jadi hidup kita akan terus diliputi ketidakbahagiaan. Mungkin itu yang berusaha disampaikan dari orang kuno dulu si pencipta kanji. ;’)

Pelajaran yang terakhir adalah tentang inochi (命). Life. Hidup. Nyawa. Kanji ini kalau dibredel terdiri dari 人 (orang),  一 (satu),  叩 (ketuk). Jadi di dalam orang ada satu ketukan. Jika satu ketukan ini teruus berdetak, jadilah ia sebuah nyawa. Apa itu? ya, jantung. Itulah yang disebut hidup. Jika tak lagi berdetak, berarti sudah tidak hidup lagi, ya kan?

Dan yang bertaruh nyawa demi melahirkan nyawa baru lagi adalah ibu! Makanya bisa disebut sebuah nyawa itu berasal dari seorang ibu. Semua asal muasal kehidupan awalnya dari seorang wanita.

女 —-> 始 (hajimaru : permulaan). 

Oleh karena itu, kita harus menghormati wanita terutama ibu. Ia telah bertaruh nyawa untuk melahirkan kita.

Aah~… banyak sekali ayat Al-Qur’an dan hadist yang membicarakan tentang ini.

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (QS.Al-Ahqaaf :15).

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” (QS.Luqman :14)

Kemudian hadistnya,

Dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahu’ahu, beliau bertanya kepada Nabi:

wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan).

Ibu disebut 3x setelah itu baru ayah. Ini menunjukkan kedudukan ibu lebih utama dibanding ayah. Tapi bukan berarti ayah jadi tidak penting ya. Karena Allah menyuruh kita berbuat baik pada keduanya. 🙂

Ya, dalam islam semua sudah ada tuntunannya. Saat sedang sedih, terpuruk, merasa putus asa, semua ada obatnya. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Ingat ayat ini?

Ini ayat pelipur lara saya disaat sedih. Di saat bahagia pun, jika bersyukur, Allah akan menambah nikmat kita. Ingat ayat yang tadi?

Enak ya belajar kanji kalau begini? Jadi cepat hapal, dan ngerti juga arti serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Semoga kita termasuk ke dalam orang yang selalu mempelajari tentang agama. Aamiin.

Sekian kuliah kanji bersama saya, eh, Gorugo. Hihihi. Semoga bermanfaat. 🙂

 

***

 

 

Advertisements

8 thoughts on “Filosofi Kanji

  1. Saya bingung dengan kanji2nya hehe. Terlihat sama semuanya. Tapi dapat filosofinya. Ternyata dalam yaaa. Kelihatan dipikirin banget gitu menciptakan huruf2nya. Saya suka sama sesuatu yg punya nilai filosofi. Thanks for sharing mbak.

  2. Halo mbak.. salam kenal.

    Saya juga kagum sama kanji dan filosofinya. Seperti kanji ”sibuk”, “bergerak”, “bekerja”, “belajar”, dll. Terlihat banget kalau yang bikin adalah seorang yang memiliki pemikiran mendalam. Keren ya..

    Oiya, kita pernah ketemu lho di acara daurah di Kyoto 2tahun yang lalu. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s