Nisa Dan Youchien #3: Tanggap Bencana

Haha. Akhir akhir ini lagi seneng nulis tentang youchien. Abis banyak hal baru yang bukan cuma buat Nisa tapi buat saya juga. Baru sebulan Nisa masuk TK, tapi kegiatannya udah banyak banget.

Hampir tiap minggu para orangtua murid yang menjemput didudukkan untuk mendengar penjelasan mengenai kegiatan ini dan itu. Saya harus benar benar pasang telinga karena sensei ngomong cepet banget ditambah suasana kelas yang gaduh karena suara anak anak. Fiuh. Tapi kadang disertai surat selebaran juga sih buat dibaca di rumah. ^_^

Program Jalan Kaki

Tiap bulan di youchien ada program jalan kaki ke sekolah. Selama seminggu anak anak harus jalan kaki ke sekolah. Tentu saja sama orangtuanya. Biar semangat, anak anak dikasih kertas / kartu jalan kaki yang akan ditempeli stiker tiap harinya setelah berhasil jalan kaki.

Untung jarak rumah ke youchien cuma 500 m. Kalau yang rumahnya 1 km lebih, lumayan gempor juga ya. Ternyata ibu ibu yang rumahnya jauh, menyiasatinya dengan tetap naik sepeda trus pas kira kira udah 300 m baru turun dari sepeda dan jalan kaki. Hehe.πŸ˜›

Anak anak seneng banget ngumpulin stikernya. Sebelum masuk kelas, mereka antri untuk dapat stiker. Dan saling pamer ke temen-temennya. ^_^

nisa
Foto ini diambil hari senin, jadi strikernya masih satu. Sekarang sih udah penuh.πŸ™‚

Taifu / Badai

Beberapa hari lalu Jepang dilewati angin taifun atau badai. Nama internasional dari badai ini saya nggak tau, tapi di Jepang ada namanya sendiri. Badai yang kemarin dinamai Taifu no 6.

Jepang cukup simpel dalam menamai badai badai yang mau lewat ke Jepang. Nggak perlu pusing mikir nama perempuan kayak Katrina, dll. Di Jepang, cukup namai dengan nomor. Dari nomor 1 dan seterusnya. Saat ganti tahun, hitungan balik lagi ke nomor 1. ^_^

Nah, beberapa hari sebelum badai lewat, BMKG Jepang sudah memprediksi dan memberitakannya berulang-ulang. Tanggal berapa akan lewat dan jam berapa. Dan ini biasanya akurat!

Apa hubungannya taifu sama youchien? Ada banget! Karena biasanya kalau taifu, sekolah-sekolah pada libur. Dan pihak youchien juga udah ngasih selebaran dua hari sebelum hari H (jadwal taifu lewat maksudnya).

Isi selebarannya gini:

1. Jika BMKG merilis bahwa taifu akan lewat sebelum pukul 6:30, maka sekolah masuk seperti biasa.

2. Jika BMKG merilis bahwa taifu akan lewat antara pukul 6:30~09:00, maka sekolah akan dimulai dua jam setelahnya.

3. Jika BMKG merilis bahwa taifu akan lewat setelah pukul 09:00, maka sekolah diliburkan.

Dalam hal ini tidak akan ada pesan berantai yang akan disampaikan kepada orangtua murid, maka diharapkan para orangtua mengikuti berita terkait. ^_^;

Gitu. Saya baru tau nih, secara dulu waktu Nisa hoikuen nggak ada pemberitahuan kayak gini. Cuma dulu kalau ada taifu, suruh liat website hoikuen sih, tetep buka apa libur.πŸ˜›

Tapi akhirnya, si taifu lewat pas malam sebelumnya. Paginya udah cerah, kayak nggak ada apa apa. Jadi, si Nisa tetep masuk sekolah deh. Emak bapaknya juga tetep kerja kayak biasa. Ihik.πŸ˜›

Pelatihan Gempa / Bencana

Jadi ceritanya kemarin, di youchien Nisa diadakan pelatihan gempa. Kegiatan ini diadakan serentak di seluruh TK-SD di Kariya.

Dulu waktu hoikuen, Nisa juga beberapa kali pelatihan gempa sama sensei tachi. Tapi cuma anak-anaknya aja, nggak melibatkan orangtua. Nah, pas youchien, semua ikutan.

Ikutan di sini bukan berarti orangtua ikut masuk sekolah trus ikut latihannya. Orangtua hanya perlu menjemput anak sesuai jam pas selesai anak anak latihan.

Sebelumnya, pas mau masuk youchien, ada yang namanya 引き渑しカード (hiki watashi kado). Ini semacam surat kuasa untuk yg berhak menjemput anak jika terjadi kondisi darurat (misal bencana alam). Berisi data pribadi anak (nama, kelas, goldar, tanggal lahir, alamat), dan hal2 yg harus diperhatikan (mis. anak ada alergi, dll). Dalam hal ini saya cantumkan makanan2 yg tdk boleh dikonsumsi nisa chan sebagai muslim. Kemudian siapa siapa saja yang bisa menjemput anak (mis. ayah, ibu, nenek, dll). Nantinya hanya nama2 yg tertera di surat ini yg berhak menjemput anak. Terakhir tempat evakuasi yg bisa dijangkau. Jadi orangtua bisa langsung tau lokasi evakuasi anak.

nisa2

Nah, pas latihan gempa kemarin, nama yang sudah tertulis di 引き渑しカード diharapkan menjemput anak. Jamnya sudah dijadwal pukul 13:30. Dan karena bangunan TK biasanya sebelahan sama gedung SD, bisa dibayangkan huru hara di sekitarnya?πŸ˜› Ada ibu yang jemput anak anaknya sekaligus di TK dan SD.

Tapi nggak sampe bikin macet jalan sih, karena ibu ibu sini jemputnya pake sepeda atau jalan kaki. Paling bikin macet trotoar aja.πŸ˜› Ada juga sih yang jemput pake mobil, tapi sedikit, paling itu orangtua murid SD yang abis pulang kerja karena terpaksa jemput anaknya gara gara ada pelatihan ini. ^_^

Eh, ada juga yang menjiwai banget pelatihan ini. Si anak nangis kejer karena ketakutan. Duh, kasian. *cep cep*. Si Nisa mah cengar cengir aja, kesenengan pake topi ‘barunya’.

Photo-0136
si Nisa waktu dijemput di kelasnya.
Photo-0139
parkiran sepeda ibu ibu.
poto dulu sama topi safety nya. ^_^
poto dulu sama topi safety nya. ^_^

Begitulah, kegiatan kegiatan Nisa di youchien. Bulan depan sudah mulai jadwal berenang. Horeee. そろそろ倏だからね。;)

***

15 thoughts on “Nisa Dan Youchien #3: Tanggap Bencana

  1. tanggap bencana di jepang dah bagus yaa.. Nisa lucu, malah ketawa ketawa.. tp sblmnya dah dikasih tau yah kl latihan,bukan nya beneran. coz saya pernah baca di jakarta latihan gempa/ kebakaran di gak ada pemberitahuan kl itu sebenernya latihan

    1. iya di sini dari kecil udah diajarin caranya evakuasi, maklum di Jepang sering gempa. iya, di sini latihannya udah dikasih tau kalau cuma latihan, dan selalu dikasih tau kalau hanya latihan. tapi latihannya bener2, ada target waktunya juga, makanya ga bisa main main. ^_^

    1. iya, mbak. positifnya pendidikan di Jepang begitu. Makanya atitude orang Jepang yang disiplin, ternyata memang didikan dari sekolahnya sejak kecil. Dan ini berlaku nasional, dalam arti semua sistemnya sama seluruh Jepang.

  2. Ya Allah bagus banget ya dari kecil udah dididik tanggap bencana begitu, seru-seruan jalan kaki dikasih reward sticker. Menarik banget ceritanya, seru. Pendidikan dari kecil emang penting banget ya, harusnya ada sisi positif yang bisa kita contoh di sini.

  3. Mudah-mudahan tanggap bencana ini masuk kurikulum disini. Kan Indonesia jg negara rawan gempa ya😁 Selain itu pernah ngalamin sendiri gempa pas di sekolah.. Dan~ malah menyebabkan korban yg harusnya tak terjadi pas ‘evakuasi’ 😣
    Btw nice share mamah nisa πŸ˜ŠπŸ’œ

    1. bangunan sekolah di jepang termasuk kokoh dan tahan gempa. dan biasanya malah dijadikan tempat evakuasi bagi warga sekitar. makanya lingkungan sekolah di jepang dibuat besar dan luas supaya bisa menampung banyak orang.
      Sepertinya Indonesia juga harus begitu ya, bangun sekolah yang kuat dan kokoh supaya bisa jadi tempat teraman bagi orang orang sekitar.πŸ™‚

      1. yah mba…di Indonesia malah masih banyak sekolah yg bangunannya memprihatinkan😦 Semoga banyak pihak yg makin memikirkan nasib sekolah ya, plus membuat pelatihan model begini yg disesuaikan dg kondisi Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s