Nisa Dan Youchien #1

Sudah di penghujung bulan April dan saya baru menuliskannya sekarang. Hehe. *すまん*😛

Yah, jadi begitulah, mulai bulan April tahun ini, Nisa masuk youchien. Taman Kanak-Kanak kalau istilah Indonesianya.

Di Jepang, youchien bisa dimulai umur 3 tahun. 年少 (nol kecil) untuk 3~4 tahun, 年中 (nol tengah) untuk 4~5 tahun, dan 年長 (nol besar) untuk 5 tahun ke atas. Lama ya TK di Jepang. Pantesan aja Shin chan belom lulus2 juga dari TK meski udah muncul Himawari chan. Hehe.

Nah, Nisa tahun ini mulai masuk nol kecil. Saya pindahkan dari hoikuen. Kenapa? Tentu saja karena youchien lebih murah! Nyahahaha. *ups*

Bukan alasan itu aja sih. Sebenernya tahun ini pun saya selesai kuliah, lebih tepatnya selesai jadi research student, dan memutuskan untuk nggak nerusin S2. Well, banyak pertimbangan lah. *bilang aja nggak lulus ujian!* ouch!😛 Jadi saya punya lebih banyak waktu luang di rumah.

Selain itu, pertimbangan lainnya di youchien aktivitasnya lebih terprogram dan memang dikhususkan untuk melatih skill kemandirian anak dan bekal masuk SD nanti.

Persiapan

Sebelum masuk youchien banyak yang harus dipersiapkan. Pendaftaran sudah dimulai 6 bulan sebelum masuk tahun ajaran baru. Setelah itu ada beberapa kali pertemuan calon murid dan orangtuanya dengan guru-guru dan youchien-nya.

Selain itu ada juga barang-barang yang harus dipersiapkan. Baju seragam, sepatu, tas sekolah, dll. Beberapa tas seperti tas untuk menaruh buku bergambar (絵本袋), tas untuk menaruh cangkir plastik (コップ袋), tas untuk menaruh sepatu dalam (上靴袋), tas untuk baju ganti, tas bento, juga harus disiapkan. Biasanya tas-tas ini dibuat sendiri oleh para ibu. Ibu ibu Jepang emang suka banget DIY. Keren ya.

Mama Nisa nggak mau ketinggalan dong. Akhirnya dibela-belain beli mesin jahit. Walaupun belum pernah pegang mesin jahit sebelumnya, demi Nisa chan lah yaaaa, saya rela belajar jahit otodidak lewat yutub.😀

11046531_10205173975261521_8905687706445911280_n Hasilnya, not bad laaah buat pemula.😛

Upacara Masuk Sekolah

Setelah perpisahan sama hoikuennya, libur beberapa hari habis itu ikut upacara masuk youchien. Ini pengalaman pertama buat emak bapaknya juga. Secara dulu pas di hoikuen nggak ada upacara masuk.

Upacaranya sebentar doang. Satu jam aja. Orangtua pake baju resmi. Anak anak pake seragam. Sebelum upacara, anak anak dikenalkan sama ruang kelasnya, tempat sepatu, tempat taruh tas-tas, toilet, cuci tangan, dll.

Setelah itu kita dikumpulin di aula untuk ikut upacara. Upacaranya sederhana kok. Anak anak duduk dipangku sama ayah atau ibunya. Trus guru guru memperkenalkan diri, abis itu dengerin ceramah singkat dari kepala sekolah. Abis itu balik ke kelas masing masing untuk diberikan penjelasan. Selesai.🙂

Antar Jemput

Youchien jam masuknya pukul 09:00. Pintu gerbang mulai dibuka dari pukul 08:40~09:00. Sebelum dan sesudah itu gerbang akan dikunci. Di youchien Nisa nggak ada fasilitas bis antar jemput, karena youchien ini milik pemerintah dan anak anak yang masuk sini tinggalnya masih satu kelurahan, jadi dekat.

Biasanya anak anak diantar naik sepeda atau jalan kaki. Naik mobil tidak dianjurkan karena nggak ada parkir. Jadi tiap jam masuk sekolah atau pulang sekolah, akan ada konvoi sepeda ibu ibu yang nganterin anaknya. Seruuu.😀

Jam pulangnya bertahap. Satu bulan pertama anak anak nol kecil (年少) cuma sampai jam 10:30. Bulan kedua nanti diperpanjang sampai 11:30. Di pertengahan bulan yang kedua diperpanjang lagi jadi 12:30 karena ada makan siang bersama di sekolah. Mulai ganti musim akan lebih lama lagi jadi sampai jam 14:30.

11107181_10205480378401408_4123614112149469903_n
berangkat sekolah.

Toilet Training

Sudah saya ceritain kan ya, kalau saya meng-geber toilet training Nisa kira kira dua minggu sebelum ia masuk youchien. Di rumah sih lulus. Yang saya khawatirkan di luar rumah. Waktu upacara masuk sekolah, Nisa agak takut masuk toilet sekolah. Haduuuh… gimana ini?

Esoknya, setelah konsultasi sama sensei wali kelasnya, sensei bilang, “o makase kudasai.” (serahkan pada kami). Siip deh sensei. Dan berhasil! Nisa berhasil pipis di sekolah. Yeay! Mulai sekarang bye bye popok! TK emang keren lah ya. Lebih disiplin dari hoikuen kalau saya bilang.

Nisa di-training di hoikuen nggak pernah berhasil, malah Nisa masih suka pup di celana dulu. Sama sekali nggak berani ke toilet. Alhamdulillah di youchien Nisa lulus toilet training.

***

TK di Jepang memang sudah dimulai umur 3 tahun. Terlalu dini? Tapi bukankah pembentukan karakter memang harus dimulai sejak dini?

Tidak seperti di Indonesia yang tanpa sekolah aja anak anak dengan mudah bisa bersosialisasi, di Jepang debut pertama anak bersosialisasi adalah di TK. Yah, kalau mau lebih dini lagi mungkin di hoikuen (daycare).

Di TK, anak tidak hanya diajarkan sosialisasi, tapi juga tanggung jawab. Kalau kata nasehat sensei ke anak anak, di TK bukan lagi tentang diri sendiri, tapi lihat juga sekitarmu.🙂 Dan orangtua tidak bisa berlepas gitu aja menyerahkan semuanya ke pihak sekolah. Tetap pendidikan utama adalah di rumah, sekolah hanya penunjang saja. Naah, ini nih poinnya.

Yang saya tangkep di sini adalah kemampuan mendidik orangtua terutama para ibu (karena di Jepang terkenal istilah kyouiku mama) dipertaruhkan. Disiplin di rumah dan di sekolah haruslah sejalan. Karena kalau di sekolah si anak nggak bisa disiplin, akan dipertanyakan bagaimana di rumahnya? Hauuu…. PR juga nih buat saya.

Btw, So far sih Nisa sangat menikmati kehidupan youchiennya.

***

16 thoughts on “Nisa Dan Youchien #1

  1. Woow selamat Nisa uda masuk TK.. semoga tambah pinter yaaa… more or less TK di Indonesia jg skarang sama kok penerapan disiplin dan tanggungjawabnya baik di rumah dan di sekolah (tergantung kualitas TK nya juga sih).. menurutku bagus sih utk proses tumbuh kembang anak2.. good luck Nisa

    1. Iya, semua TK jg menerapkan disiplin Dan tanggung jawab. Kayak di TK saya dulu jg begitu. Maksudnya TK di indonesia biasanya dimulai umur 5 tahun ke atas, atau 4 tahun (untuk 0 kecil), di jepang ternyata dimulai lebih dini umur 3 tahun. Mungkin di indonesia skrng sama seperti PAUD.
      Makasih mak shinta.😉

  2. Waaaa.. Omedetou, Nisa Chaaan.. Uda sah jadi anak gadis nih! Hihihi😀

    Tasnya keren, Mbaaak.. Apaan not bad, itu sih bagus!😛

  3. Salam kenal dr Shiga ken.. Wahhhh seneng liat tulisannya… kebetulan Diva chan mau daftar youchien tahun ini.. ga sabar deh! setelah putus asa cari2 dan rayu2 petugas ward city office buat bolehin diva chan masuk youchien disaat umurnya 2thn lewat,ga dikasi juga,hahaha…
    Kasi tips2 donk mba.. utk pendaftaran,ktnya ga semua pendaftar bisa terakomodasi ya? Trus,bahasa bgmn? Bayarnya berapa? Makannya gimana? Sedetail2nya ya…
    Arigatou…

  4. Salam kenal dari Mie Ken.. mama nisa, bolehkah share info ga gimana pertama2nya klo mau masuk youchien? Hrs ke siyakuso duluan atw ke tk-nya duluan ya? Anak saya Desember thn ini genap 3 tahun. Biayanya untuk daftar pertama kali brp ya? Kebetulan saya jg baru punya bayi lagi jadi agak bingung mau masukin ke hoikuen swasta atau lgsg ke youchien..
    Arigatou ippai ippai ne..

    1. Salam kenal mbak. Kalau saya dulu langsung ke youchiennya sih. Biaya pendaftaran ga ada. Bayarnya cuma biaya SPP aja tiap bulan. Besarannya tergantung youchiennya. Tapi kalau pembelian seragam terpisah.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s