Favourite Japan TV Program

cats

Dari kemarin saya bosan. Lihat berita online isinya bikin pusing. Papa Nisa pulang kerja ngomel ngomel mulu soal politik. Saya menghindari baca berita politik, eh malah diceritain sama suami. Kadang lagi berapi api cerita, saya tinggal tidur. Zzzz. Bukannya nggak peduli sama perkembangan dalam negeri, tapi saya tiap malam udah pusing mikirin menu bento buat besok pagi.๐Ÿ˜€

Baiklah, sebagai pelarian, saya pengen nonton tv jepang. Tapi karena nggak punya tv, saya coba ingat ingat acara tv favorit saya dulu, trus dicari di youtube. Eh ketemu acara acara ini.

Ini dia acara tv favorit saya dulu. Mungkin masih ada sampai sekarang.๐Ÿ™‚

1. ไธ–็•Œใชใœใใ“ใซ๏ผŸๆ—ฅๆœฌไบบ (sekai naze soko ni? nihonjin)

Yang artinya kenapa orang Jepang ada di sana? Acara ini mencari orang orang Jepang yang ada di seluruh dunia. Biasanya dicari di negara negara yang jauh dari Jepang, kalaupun kebetulan ada di negara maju, dicari di tempat yang unik, yang terpencil, yang orang nggak kepikiran kenapa bisa ada di tempat itu.

Nonton acara ini akan disuguhi cerita tentang drama kehidupan (ไบบ็”Ÿใƒ‰ใƒฉใƒž๏ผ‰. Masa lalu orang itu, kehidupannya, sampai alasan mengapa memilih meninggalkan Jepang dengan segala kenyamanannya, dan memilih tinggal di negara orang yang sama sekali asing.

Salah satu contohnya adalah cerita di atas. Sebuah keluarga Jepang, suami istri dan 2 orang anak, yang tinggal di Uganda, Afrika. Sebenarnya ada lagi 3 orang anak lainnya, tapi tinggal di Jepang. Kenapa keluarga ini memilih hidup di Uganda dengan keluarga yang terpisah pisah?

Di sini lah dramanya. Dikisahkan sang suami adalah seorang guru karate. Kemudian ia diajak oleh teman untuk menjadi volunteer di Uganda. Saat itulah ia merasa tersentuh dengan kemiskinan di negara itu. Saat kembali ke Jepang, tekadnya mantap untuk tinggal di Uganda dan berbuat sesuatu.

Kini ia dan keluarganya sudah 10 tahun lebih tinggal di Uganda. Ia mendirikan sebuah organisasi kemanusiaan untuk menolong orang orang miskin di Uganda terutama anak anak. Tetapi yang membuat terharu adalah kehidupan keluarga Jepang ini pun prihatin. Tiap bulannya mereka harus berhemat, jarang makan daging, dua anaknya disekolahkan di sekolah negeri biasa bukan di sekolah internasional, dan tiga anak lainnya terpaksa dikirim ke Jepang untuk sekolah SMA dan kuliah dengan beasiswa dari pemerintah.

Namun dengan segala keterbatasan itu, keluarga ini tetap ingin berbuat sesuatu untuk Uganda. Luar biasa ya.

Dan maaaasih banyak lagi kisah kisah serupa yang menginspirasi di acara tv ini.

2. ไธ–็•Œใฎๆ—ฅๆœฌไบบๅฆปใฏ่ฆ‹ใŸ๏ผ (sekai no nihonjin dzuma wa mita)

Yang artinya melihat kehidupan istri orang Jepang di seluruh dunia. Ya ini mirip mirip sama acara tv yang pertama. Cuma bedanya ini fokus ke istri orang Jepang. Tempatnya pun nggak dicari di tempat yang unik nggak papa. Tempat yang umum aja, misal di kota besarnya, tapi kadang ada juga sih diliput istri orang Jepang yang hidup di desa kecil di luar negeri.

Di acara ini biasanya disorot kehidupan kawin campur wanita wanita Jepang dengan pria asing di negara tersebut. Perbedaan budaya, makanan, dan bahasa, sangat menarik untuk dibahas.

Sebagai contoh saya ambil cerita di atas. Kehidupan istri Jepang di negara Sri Lanka dan Hongkong.

Morita Asami, 39 tahun, tinggal satu tahun di Sri Lanka. Suami orang Sri Lanka. Punya anak 2. Suami bekerja sebagai ahli perhiasan. Apa ya bahasa Indonesianya?๐Ÿ˜›

Asami san bertemu suaminya (pak Suba) di Jepang di sebuah restoran yang menyajikan masakan Sri Lanka. Saat itu Asami san bekerja part time, dan pak Suba sebagai tamunya. Tiba tiba saat membawakan minuman, pak Suba langsung melamar Asami san. “boku to kekkon shite kudasai” (menikahlah denganku), katanya. Hahaha. Jeder banget ya tiba tiba dilamar gitu, sama orang asing lagi.๐Ÿ˜€

Singkat cerita mereka temenan, temenan, kemudian pacaran, dan menikah. Orangtua Asami nggak setuju. Jika Asami tetap ingin menikah, maka tidak akan diakui sebagai anak lagi. Kebanyakan cerita cerita di acara tv ini awal mulanya nggak disetujui orangtua.

Alasannya karena pak Suba orang islam. Tentu saja Asami juga nantinya akan jadi muslim. Dan sebagai muslim nggak boleh makan daging babi. Sedangkan orangtua Asami punya restoran gyoza yang berbahan dasar babi. Ayahnya bilang, ia tidak butuh anak yang tidak bisa makan gyoza. Jadi Asami disuruh memilih antara Suba dan gyoza.๐Ÿ˜›

Awalnya Asami dan pak Suba membuka usaha restoran di Jepang. Namun karena ada masalah akhirnya mereka memutuskan pindah ke Sri Lanka dan hidup di sana.

Seperti yang saya bilang di awal, acara ini nggak melulu cerita tentang pribadi, tapi tentang budaya setempat juga. Ini yang menarik. Jadi kita bisa tau di kehidupan sosial di Sri Lanka seperti apa dan lain sebagainya.๐Ÿ™‚

3. ไธ–็•Œ่กŒใฃใฆใฟใŸใ‚‰ใƒ›ใƒณใƒˆใฏใ“ใ‚“ใชใƒˆใ‚ณใ ใฃใŸ!? (sekai itte mitara honto wa konna toko datta)

Yang artinya kalau coba pergi ke sana sebenarnya adalah tempat kayak gitu. Kira kira gitu lah artinya.๐Ÿ˜€

Kalau ini acara murni jalan jalan. Biasanya host akan menginap (home stay) di rumah warga untuk mencicipi budaya setempat.

Daaan ini lah episode spesial Indonesiaaaa!๐Ÿ˜€

Ada dua host yang akan mencicipi budaya Indonesia di dua tempat, Jakarta dan Bali. Banyak adegan lucu yang bikin saya senyum senyum sendiri. Sebenarnya tahun 2011 acara ini juga pernah berkunjung ke Indonesia. Tempatnya pun sama, Jakarta Bali. Namun kayaknya kali ini hostnya bertukar tempat.

Itu lah ketiga program tv Jepang favorit saya. Yang saya suka lagi kalau nonton acara tv Jepang adalah ada teksnya! Hehe. Walaupun bukan teks full cuma poin poinnya aja, tapi cukup membantu kalau otak saya ketinggalan mencerna omongan dalam bahasa Jepangnya.๐Ÿ˜€

Melihat dunia memang menyenangkan. New places, new habits, new challenges, new people. Mungkin awalnya menakutkan, tapi lama lama bisa bikin ketagihan.๐Ÿ˜›

Travelling atau tinggal di luar negeri bukan sekedar hidup yang serba enak. Bisa jadi serba frustrasi. But when you move away, when you turn your life into a journey filled with uncertainty, you grow up in unexpected ways.

Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?๐Ÿ™‚

***

26 thoughts on “Favourite Japan TV Program

  1. Ini di channel apa sih mbak? Aku nonton TV asal nonton aja sih :p

    Btw, aku kalo diajak ngomong politik sama suami cuman ho-oh ho-oh aja, disambi mikirin yang lain-lain hahaha

    1. duh, channel apa ya? aku ga pernah ngapalin. biasanya dulu aku pantengin tv dari jam 7 sampe jm 9 malem, trs pencet2 remot eh ketemu acara2 ini.๐Ÿ˜€ ga tiap minggu ada sih, biasanya dua minggu sekali gitu.๐Ÿ˜›

  2. saya udah jarang ngikutin berita. kalau nonton tv biasanya acara komedi.
    sepertinya ada acara tv di inndonesia yang rada mirip… cuma yah… sekian persen doank๐Ÿ˜€

  3. Hai, Mama Nisa! Saya udah lama nggak visit nih…

    Wow! Mama Nisa juga nonton yang ไธ–็•Œ่กŒใฃใฆใฟใŸใ‚‰ใ“ใ‚“ใชใƒˆใ‚ณใ ใฃใŸ?!
    ใ€€
    Saya juga suka yang itu! Ada versi tahun 2011 dan 2014nya. Yang versi pertama lucu! Jakarta masih di banjiri orang yang seenaknya naik ke atas atap kereta ekonomi^_^.

    Cerita tentang Nisa-chan dan Jepang lagi dong. Ditunggu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s