Al-Qur’an Bekas

“Hah? Ini kan Al-Qur’an?” ujar Nina setengah memekik.

Sore itu seperti biasa ia pergi ke masjid untuk mengaji. Namun, ketika melewati tempat pembuangan barang bekas, matanya tertumbuk pada tumpukan buku yang bersebelahan dengan barang bekas lainnya. Buku bersampul resliting warna coklat yang sedikit koyak, telah menyita perhatiannya.

Nina membolak balik Al-Qur’an itu. Reslitingnya sudah rusak, beberapa halamannya ada yang basah terkena air.

Tak apa, masih bisa dibaca kok.

Ia pun memasukkan Al-Qur’an itu ke dalam tasnya dan bergegas ke masjid. Hatinya riang sekali.

***

Assalamu’alaikum…

Nina sedang menyantap makan malam saat ada tamu yang berkunjung ke rumahnya.

“Nina! Ada Bella, teman ngajimu dan ibunya.” Ibu memanggil Nina.

Hah? Bella? Ada apa dia ke rumahku? Nina segera mencuci tangannya dan menghampiri ibu.

“Nina! Bella menanyakan Al-Qur’an yang kamu bawa tadi sore ke masjid. Kamu mencuri Al-Qur’an milik Bella?”

“Hah? Mencuri Al-Qur’an? Enggak, Bu!”

Syamil quran sampul coklat yang kau bawa ngaji tadi. Itu punyaku.” Bella menimpali.

Nina tersentak. Ah, iya, Al-Qur’an bekas tadi sore. Ia bergegas mengambil Al-Qur’an tadi. Ternyata memang ada nama Bella tertulis di halaman terakhirnya.

“Tapi Nina enggak mencuri, Buuu,” Nina menangis di pelukan ibu sepeninggal Bella dan ibunya.

“Nina nemu Al-Qur’an itu di tempat barang bekas yang ada di ujung gang. Kata ibu, semua barang yang ada di situ sudah enggak terpakai lagi. Karena Al-Qur’an itu masih bagus, jadi Nina bawa pulang.”

“Iya Nina, ibu percaya. Ya sudah, tak apa. Nanti kalau ibu ada rejeki, ibu belikan Al-Qur’an baru buat Nina.”

“Eeh, enggak usah Bu. Nina masih bisa ngaji pake Al-Qur’an lama kok. Rejeki ibu lebih baik dibelikan sayur atau daging buat Dek Alif.”

“E e e, meremehkan rejeki ibu ya. Ibu hari ini dapat banyak loh. Hari ini ibu mulung banyak botol plastik bekas di tempat hajatan RW sebelah. Coba tebak ibu dapat berapa? Empat puluh ribu rupiah!”

“Wow. Banyak ya bu.”

“Alhamdulillah. Ini berkat doa Nina setiap hari. Kalau Nina rajin mengaji dan berdoa tiap hari, insya Allah rejeki ibu tambah banyak.”

 

***

jumlah kata: 327

Diikutsertakan dalam Lomba Menulis (Cerita) FF Anak #AyoNgajiTiapHari

 

One thought on “Al-Qur’an Bekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s