Kabar Dari Jepang

Halo. Sudah lama enggak update blog. Kabar dari Jepang, saat ini memasuki musim panas dengan suhu rata-rata 25~35 C, dengan kelembaban bisa mencapai 80%.

Minggu kemarin sempat dilewati angin taifun yang lumayan kencang, sampai beberapa sekolah ada yang diliburkan atau dipulangkan lebih cepat. Tapi kenyataannya angin taifun tidak separah yang diberitakan. *di tempat saya loh* Alhamdulillah.

Kemudian hasil Pilpres di Jepang, pasangan capres no.2 unggul dari pasangan capres no.1. #eh *hasil real count*πŸ˜›

Sekian berita dari Jepang. Hihihi.πŸ˜€

Nah, kini berita dari keluarga kami. Bulan depan, kami memutuskan untuk mudik ke Indonesia. Yeay! Dengan keberangkatan dan kepulangan dibagi menjadi dua kloter. Kloter pertama, saya dan Nisa berangkat lebih dulu, tapi pulang lagi ke Jepang belakangan. Dan kloter kedua, papanya Nisa berangkat belakangan tapi pulang lebih cepat.πŸ˜› *menyesuaikan hari libur masing-masing*😦

Sebelum itu, saya mau cerita sedikit tentang Ramadhan saya kali ini. Alhamdulillah umat muslim di Jepang kali ini berpuasa selama 16~17 jam dari pukul 03 ~ 19. Ini Ramadhan saya yang ke-empat, dan ke-empat-empat-nya masih di musim panas, jadi enggak begitu kaget, karena sudah terbiasa.

Cuma kali ini si genduk Nisa udah mulai gede (2 tahun 11 bulan), jadi udah bisa lah diajarin dikit-dikit tentang agama. Bukan, bukan menyuruh ia puasa. Kalau itu kayaknya Nisa belum bisa, belum ngerti juga. Hihihi.

Tapi mengajak ia melakukan ibadah sama-sama. Misal, ikut sholat, belajar wudhu, baca Al-Qur’an, belajar doa, membantu mama, dll. It’s fun!πŸ˜€

Supaya lebih semangat lagi, saya coba bikin daftar harian kegiatan Nisa. Kalau hari itu Nisa bisa melakukan, akan dapat ‘love’ dari mama.❀

DSC_0110Belajar wudhu, saya terapin sambil Nisa mandi, jadi habis mandi wudhu dulu baru handukan. Sholat, selama ini masih ikut gerakan saya atau papanya. Masih kabur-kaburan juga, kadang pas mamanya sujud malah main kuda-kudaan di punggung mama. Hahaha.πŸ˜€

Baca Al-Qur’an, kadang semangat ambil Al-Qur’an trus dikasih ke mama bilang “baca, baca.”. Nanti saya bacain surat Al-Fatihah berulang-ulang sambil Nisa duduk di pangkuan saya, menyimak. *heaven*πŸ™‚

Belajar doa, minimal doa sebelum & sesudah makan dan sebelum tidur. Yang susah, Nisa terbiasa ngucap “itadakimasu” sebelum makan dibanding “bismillahirrohmanirrohim”.πŸ˜€

Sayang, rumah kami jauh dari masjid. Padahal kegiatan masjid di bulan Ramadhan ini banyak loh. Biasanya masjid mengadakan iftar (buka bersama) & sholat tarawih tiap hari. Ada i’tikaf (menginap) di masjid juga. Kajian-kajian Islam tiap minggunya.

Awal minggu lalu saya ada ujian, jadi enggak bisa datang ke masjid, minggu ini juga papanya Nisa kebetulan masuk kerja. Tapi insyaAllah minggu depan kami akan ikut buka bersama, walaupun bukan di masjid, karena acara buka bersama minggu depan bersamaan dengan tabligh akbar. ^_^

Oya, saya beberapa hari lalu menulis tentang salah satu masjid di Jepang, Masjid Nagoya dan Masjid Gifu. Ikut meramaikan hajatan #1Hari1Masjid yang diadakan Mbak Prima di blognya. Penasaran dengan cerita saya tentang dua masjid itu? Klik link ini ya, http://theprimadita.blogspot.jp/2014/07/1hari1masjid-masjid-nagoya-dan-masjid.html

Kapan-kapan saya ingin menulis lebih detail tentang dua masjid itu di blog ini.πŸ˜‰

Ah, senangnya Ramadhan tahun ini. Tahun ini saya hanya sedikit dapat pertanyaan seputar puasa dari orang Jepang (terutama di tempat baito saya). Mungkin karena tahun lalu saya juga puasa, jadi tanggapannya paling cuma, “hoo, udah mulai ya puasanya. Semangat ya. Jangan sampai pingsan loh.” ^_^;; Hehehe.

“… Sungguh rugi seseorang yang bertemu dengan Ramadhan, lalu Ramadhan itu berlalu darinya sebelum dosa-dosa dirinya diampuni. …” (HR.Ahmad, Tirmidzi)

cats

22 thoughts on “Kabar Dari Jepang

    1. eh, daku belum bilang yah? hihihi. iya nih, eyang2nya pada kangen sama nisa. yg dikangenin sebenernya sih nisa doang, kalo bisa mah nisanya aja yg dipaketin. hahahaha.πŸ˜€
      kalo mbak dewi pulang pasukannya dibagi berapa kloter tuh, apa sekaligus aja yak.πŸ˜›

  1. mudiknya ke mana mama nisa?? ehh.. itu supaya anaknya mau pake mukena begimana yahhhπŸ˜€ ini si kunyil kalo diajak solat mau aja sih, tapi kalo ditawarin pake mukena malah kabur, dan balik lagi pas emaknya sujud dan.. main kuda-kudaan juga! wkwkwkwk..

  2. Halo mama Nisa. Dulu saya ga sengaja nemu blog ini pas googling tentang wwl. Eh lama2 keasyikan baca semuanya. Nisa chan kawaii banget. Saya suka jepang juga hehehe salam kenal yaa ;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s