Rekreasi Ke Ladang Cinta

a

 

Suhu mulai menghangat di Jepang Tengah. Alhamdulillah, jalan-jalan outdoor jadi lebih menyenangkan. Cuaca cerah, suhu hangat, asal enggak pake angin aja. Hehe.

Pertanyaan tiap weekend yang selalu dilontarkan papa Nisa adalah “Mau ke mana kita hari iniii???”.πŸ˜€ Bosan jalan-jalan ke taman yang itu lagi itu lagi, hihi, baiklah weekend ini mari kita coba ke ladang!

Hah? Ladang? Hmm…. tepat enggak yah disebut ladang? Padang rumput dan peternakan lebih pasnya.πŸ˜€

Namanya Aichi Bokujou (ζ„›ηŸ₯牧場). Orang-orang biasa menyingkatnya jadi aiboku (愛牧). Bokujou bisa diartikan padang rumput. Dan ‘ai’ ditulis dengan huruf kanji ‘cinta’. Jadi enggak salah dong yah kalau saya nyebutnya ‘Ladang Cinta’. Ihiiyy. *maksa*

Aiboku berlokasi di Nagoya, Prefektur Aichi. Dari rumah saya di Kariya butuh waktu 45-60 menit naik mobil.

Ada apa aja di Aiboku? Katanya siiiih, ada peternakan sapi, kambing, kuda, de el el. Ada juga kebun bunga yang luass. Aih, apa menariknya? Binatangnya enggak elit bener, mending ke kebun binatang sekalian. Hahaha.

Ya kali menurut kamu enggak menarik. Tapi menurut anak-anak? Nisa sukses jejeritan kegirangan lihat sapi, kambing, dan teman-temannya. *kesian yah anak saya*πŸ˜€

Enggak cuma bisa lihat, tapi juga bisa pegang looohh. Anak kecil mana yang enggak suka pegang binatang? Coba kalo ke kebun binatang, bisa gitu pegang macan, gajah, dan temen-temennya? :p

Masuk gratis, tapi parkir bayar 500 yen. Ya enggak papa lah. Masuk lokasi, kami langsung disambut oleh kuda! Di sini ada klub berkuda, aih klubnya anak-anak orang kaya. Hehe.

DSC_0857
bisa kasih makan kudaπŸ˜€

Bisa nunggang kuda juga. Tapi ga gratis. Ya iya lah. Tarifnya untuk naik kuda poni satu putaran 800 yen, setengah putaran 400 yen. Kalau naik kuda besar tarifnya 1000 yen (untuk usia 5 tahun ke atas). Aih, mihil. Nisa chan liat aja yaaa, ga usah naik.πŸ˜€

Lanjuuut ke kandang sapi. Nisa heboh. Sapinya banyak. Dan lucky, ada kesempatan merah susu sapi langsung dari sapinya. Tapi harus beli tiket. Satu orang 400 yen. #ngik. *mama nisa melipir cantik*πŸ˜€

b
merah sapi

Setelah puas lihat orang-orang antri dan pegang-pegang puting susu si sapi (:P), kami melanjutkan keliling ke kandang berikutnya.

Ternyata selain sapi dan kuda, kandang hewan lainnya digabung di satu tempat. Namanya doubutsu hiroba (taman binatang). Ada kandang ayam, bebek, babi, kambing, domba, rusa, kelinci, dan marmut. Boleh kasih makan dan pegang juga.

Tapiiii untuk masuk ke taman binatang ini pun harus beli tiket (again!). Satu orang 300 yen. Anak usia 3 tahun ke atas sudah dikenakan tarif. Untung Nisa masih 2 tahun. Tahun depan kalau mau ke sini lagi kudu bayar deh. Kalau mau kasih makan binatang, ada makanan ternak yang sudah disiapkan dan ditaruh dalam mesin kapsul. Kalau mau, masukkan koin 100 yen ke dalam mesin, dan voila! keluar deh makanan ternaknya. Cuma wortel sama buncis sih.πŸ™‚

Yah, ga papa deh, asal anak senang walaupun harus rogoh receh- receh. Asal jangan sering-sering aja. Hahaha.

c

Puas jalan-jalan ke kandang, mari kita jalan-jalan ke ladang. Ada hamparan padang bunga yang luaaass. Beneran ini kalau lagi bunga cakep banget deh. Tapi sayang kami datengnya kecepetan, ladangnya masih ijo (rumput) belum berbunga. Coba datang bulan April, pasti bunga-bunganya udah pada mekar deh.

Etapi tapi, padang rumputnya dipager euy. Ternyata kalau mau masuk ke dalamnya, harus lewat pintu daaaann bayar satu orang 100 yen! *gubrak*. Ya udah lah, kita foto-foto di luar aja. Hihihi.

f
pintu masuk ke padang bunga. bayar 100 yen. :p

Pokoknya ladang ini luaaaass banget. Kalau capek, bisa istirahat sambil makan es krim asli dibuat dari susu sapi peternakan sini. Ada toko souvenir aneka pernak pernik binatang-binatang ternak.

Puas sih jalan-jalan di sini. Rileks banget pikiran. Udara segar. Nisa sampe enggak mau pulang sampe kita harus setengah nyeret ke mobil. Heeuu. *maap ya sayang*

g
padang bunga.

Oya, ada lapangan golf kecil juga loooh. Juara deh. Yang punya hobi mahal ini, seneng banget nih pasti. ^_^

h
lapangan golf kecil

Lain kali pengen sih ke sini lagi. Kalau bunga-bunga pada mekar. Sakura juga mekar. Ih, pasti lebih bagus lagi deh fotonya. Hihihi. Tapi harus siapin receh yang banyak nih. ^_^

 

***

21 thoughts on “Rekreasi Ke Ladang Cinta

    1. ya kan? ya kan? Ini perginya hari sabtu kemarin sih. Hihihi.πŸ˜€ Ayo Mbak ke sini! Enak tempatnya. Dijamin anak2 syuka deh. Tapi sabar,, nunggu sakura mekar keknya lebih bagus.πŸ˜€

    1. hahaha. iya Pak, kirain pas tau masuknya gratis, semua mua gratis. eh, pas di dalem ternyata ada tarif2nya sendiri. hihihi. ya gpp deh, nanti kalo punya receh yang banyak, balik lagi sini, kita beli semua! *eh kok beli sih*πŸ˜€πŸ˜€

    1. hahaha. iyah, ntr nunggu mood si papa nisa. biasanya dia males pergi ke tempat yang sama dalam waktu yg berdekatan. “cari yang laen dong,” gituuu katanya.πŸ˜€

  1. yaaaahhh… kok bayar melulu cuma mau liat binatang gini doang.. hihihihihi… jadi punya ide nih ntar kalo ngajak si kunyil main ke rumah kakungnya di jawa sana, suruh main ama sapi dan kambing puas-puas.. mumpung gak bayar! hahahaha..

  2. Waduh kok peternakannya komersil banget, mahal lagi tarifnya, sayang ya, sebenernya kalau tarifnya paket dan gak mahal kan bisa untuk ajang edukasi anak2 selain ke kebun binatang..

    1. Sebenernya tiket 300 yen itu ga mahal sih itungannya menurut orang Jepang. Biasa itu Mak. Hehe. Sayanya aja yang agak ga rela, hihihi. :p
      Di sini ada juga kok peternakan yang gratisan, nanti kapan2 saya tulis lagi yak.πŸ˜‰

  3. selalu seneng baca ceritanya Mama Nisa^^, dan postingan ini sukses bikin saya ngiler pengen “rekreasi ke ladang cinta”πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s