Nisa dan Hoikuen (Edisi Happyoukai)

Kemarin Nisa happyoukai (pentas) bersama teman-teman dan sensei hoikuen. Sudah hampir satu bulan Nisa latihan di sekolah. Dan ini akan menjadi hasil dari kerja keras Nisa selama kurang lebih satu tahun di hoikuen.

Ah, mama terharu. Dari awalnya yang terasa sulit beradaptasi hingga sekarang Nisa bisa lebih percaya diri. Sungguh suatu pencapaian yang luar biasa bagi seorang anak kecil berusia 2 tahun. I’m proud of you, dear. :*

nisa
nisa di hoikuen

Pagi hari diawali dengan insiden kecil (yang berpotensi menjadi besar) di rumah. Pagi saya bangun sambil berhalusinasi, “kok kayaknya kamar berkabut ya? apa karena masih subuh ya?”

Sambil menyeret badan untuk bangun karena harus nyiapin sarapan, kaget bukan kepalang lihat ada yang berasap di samping tempat tidur. Ternyata pemanas listrik yang sedang menyala sedang membakar bantal! Bantal itu diduga jatuh dan menyandar tepat di atas pemanas listrik. ‘Penjahatnya’ siapa lagi kalo bukan papa Nisa. *lirik tajam*

Langsung panik bangunin papa dan menyambar bantal yang udah gosong ujungnya. Tak berapa lama alarm kebakaran pun berbunyi karena masih banyak asap di kamar. Langsung buka pintu dan jendela lebar-lebar. Alhamdulillaaah masih dilindungi Allah. *lap keringet*

Balik lagi ke Nisa. Karena papa kemarin masuk kerja dan ga bisa cuti, jadi Nisa pergi berdua mama aja, naik densha (kereta). Lima menit sebelum berangkat, Nisa masih tidur! Hadeeh. Terpaksa dibangunin paksa, langsung ganti baju (tanpa mandi). Nisa ngamuk2 dong. Hehe. Tapi begitu dibilang, “mama mau pergi naik densha, nisa ikut ga?”, Nisa langsung melek dan minta pakein sepatu. Haha.

Sampai tempat acara, Nisa dan teman-teman tim Higashi Kariya dapet giliran pentas pertama. Nisa langsung saya serahin ke sensei untuk dibawa ke belakang panggung, persiapan. Sempet ada berontak kecil, tapi sensei langsung bawa kabur sebelum ada adegan nangis guling-guling di lobi.πŸ˜› Dan saya menuju kursi orangtua.

Acara dimulai. Tirai panggung pun dibuka. Anak-anak tim Higashi Kariya beraksi. Mereka menari dan menyanyi. Temanya matsuri (festival). Lucu-lucu ekspresi anak-anak. Ada yang nangis, girang, macem2. Kirain mama, Nisa bakal nangis dipajang di depan. Ternyata Nisa malah bengong! Hahahaha. Iya, bengong alias cuma berdiri mematung liatin temen-temen lain pada nari.

Tapi pas lagu kedua Nisa mulai terlihat malu2 bergerak. Pas lagu ketiga ajaib Nisa bisa mengikuti semua gerakan. Mama terharu. :’) Sempet mewek pas lagu terakhir. *langsung nyari lagu Arashi* Yoku dekimashita ne, Nisa chan! Anak mama udah mulai gede dan mandiri ya.πŸ™‚

Tahun berikutnya, tomodachi tsukutte ne. Nisa belum punya temen kayaknya, masih asik main sendiri dan menjaga jarak. Duh, yang ini sama banget nih sama emaknya, susah bergaul.😦 Dulu saya kecil juga temannya sedikit, tapi lambat laun banyak juga sih yang mau temenan sama saya. Hahaha.

Ga papa sayang, pelan2 ya! Ganbarimashou!

Ini video happyoukai Nisa. Durasi 15 menit. Ket video: Nisa yang berdiri paling depan, baju ijo gambar kucing, dengan muka abis bangun tidur, dan lagi bengong. Hahaha.

So, proudly present my sweet little girl, Annisa Mana with her friends. Enjoy!πŸ˜‰

PS: Setelah saya perhatikan, gerakan pada lagu terakhir yang dimainkan di pentas Nisa itu adalah gerakan bahasa isyarat (手話)dari lirik lagunya. Judul lagu: One Love, penyanyi: Arashi. A~ah, so sweet…

Nih, seperti ini bahasa isyaratnya. *saya ambil di yutub*

Dan ini lirik lagunya yang sukses bikin saya menitikkan air mata waktu ambil gambar Nisa kemarin. :’) *copas dari sini* Seperti anak-anak itu benar-benar berkomunikasi dengan kami, para orangtuanya, kan? :’)

Arashi -One Love

Romaji

Tsutaetakute tsutawaranakute toki ni wa sunao ni narezu ni
Naita kisetsu wo koeta bokura wa ima totemo kagayaiteru yo

Sorezore egaku shiawase no katachi wa kasanari
Ima ookina ai ni naru
Zutto futari de ikite yukou

Hyakunen saki mo ai wo chikau yo kimi wa boku no subete sa
Shinjite iru tada shinjiteru onaji toki wo kizamu hito e
Donna kimi mo donna boku demo hitotsu hitotsu ga itoshii
Kimi ga ireba nanimo iranai kitto shiawase ni suru kara

Ame no naka de kimi wo matteta yasashisa no imi sae shirazu
Surechigai ni kizu tsuita yoru soredemo koko made kitan da

Kakegae no nai deai wa kiseki wo tsunaideku
Omoide ga kasanariau
Hajimari no uta narihibiite

Donna toki mo sasaete kureta warai naita nakama e
Kokoro komete tada hitotsu dake okuru kotoba wa arigatou

Hyakunen saki mo ai wo chikau yo kimi wa boku no subete sa
Ai shite iru tada ai shiteru onaji asu(??) yakusoku shiyou
Sekaijuu ni tada hitori dake boku wa kimi wo eranda
Kimi to ireba donna mirai mo zutto kagaite iru kara

Lalala…

English

We wanted to say something but couldn’t put it into words, and sometimes we couldn’t be honest with each other
And we cried, but we got through it, and now we’re shining so bright

The shapes of happiness we’ve each drawn become one
And now they’re one big love
Let’s spend our lives together forever

Even 100 years later, I swear I’ll love you; you are my everything
I’m believing, just believing, in the person I want to share these times with
Every side of you, every side of me, I love each one
As long as I have you, I don’t need anything else; you’ll surely make me happy

I waited for you in the rain, not even knowing the meaning of tenderness
Some nights we were hurt by misunderstandings, but still we made it this far

That irreplaceable encounter links miracles together
Our memories become entwined
And the song of a new beginning rings out

To my friends, who always supported me, who I laughed and cried with
I’ll give you just one word, from the bottom of my heart: thank you

Even 100 years later, I swear I’ll love you; you are my everything
I love you, I just love you, I promise we’ll share tomorrow
Out of everyone in the world, I chose just one person: you
As long as I’m with you, no matter what the future brings, it’ll shine forever

Lalala…

8 thoughts on “Nisa dan Hoikuen (Edisi Happyoukai)

  1. Buakakkaakakkaak Nisaaaa bengong ajaaa… kocak amaaaat. Wkwkwkwkkwkwkw. Tapi pas lagu keempat bikin mewek. Aku aja yg bukan mamanya terharus bangga liat Nisa sekecil itu berani berdiri di atas panggung n ga nangis. Malah bisa ngikutin gerakan2nya. T_T

    Mas I’am pentasnya masih lama. Bulan Mei. Tapi udh mulai layihan2 dari Januari. Aku pun ga tau lagu apa aja krna tiap ditanyain dia susah untuk cerita. Mungkin aku jg bakalan nangis terharu seperti ini kali ya.

    Ah, anak2 kita memang hebat. Berteman dengan orang yg bukan satu bahasa dgn mereka n sekolah di tempat yg bahasanya asing tp bisa dgn mandirinya ngerti yg diucapin guru2nya. So proud of them. Nisa n Mas I’am. ^_^

    Nisa kapan mudik? Kita harus playdate yah nanti. Tante mau cium2 kamu.

    1. Ga sabar ya Mak nunggu anak pentas. ^_^ Emaknya pasti nangis bombay deh nanti. Hihihihi. Mas I’am keren, ntar lagi nyusul si Shaki deh.
      Nisa mudik mungkin bulan juli or agustus pas lebaran insyaAllah. Mak Isti kapan? Bukannya Maret?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s