Ibu, Cinta Tanpa Akhir

Saya tidak pandai menulis tentang ibu. Saya rasa setiap ibu luar biasa, paling tidak untuk anaknya. Kalau ada anak yang menganggap ibunya tidak seperti itu, well yeah, biarlah itu menjadi urusannya dengan Tuhannya.

Video di bawah ini mewakili perasaan saya, dan semoga juga mewakili perasaan semuanya. Sepuluh terima kasih untuk ibu ini saya ambil dari isi surat yang ada di dalam video. Silakan dilihat videonya, ada terjemahannya kok kalau enggak ngerti bahasa Jepang. Kalau enggak muncul silakan pilih opsi teks aktif pada video. *ngasih kerjaan*πŸ™‚

Okaasan e 10 no arigatou:

  1. Onaka no naka ni iru aida zutto eiyo wo kurete arigatou.
  2. Umareru toki ni totemo kurushii no wo gaman shite kurete arigatou.
  3. Boku ga umaretara sore made no kurou mo wasurete yorokonde kurete arigatou.
  4. Ochichi wo kuretari daijini sodatete kurete arigatou.
  5. Boku ga omorashi shitara jibun no kawaita futon to torikaete kurete arigatou.
  6. Yogoreta oshime ya youfuku wo mainichi mainichi aratte kurete arigatou.
  7. Jibun wa sakana no hone ooi tokoro wo tabete boku ni wa tabeyasui tokoro wo arigatou.
  8. Boku ga taihen na toki wa shigoto wo yasundari muri wo shite kurete arigatou.
  9. Boku ga hanareta tokoro ni sunde mo ki ni kakete kurete arigatou.
  10. Itsu ni natte mo zutto boku no oya de ite kurete arigatou.

***

Sepuluh terima kasih untuk Ibu:

  1. Terima kasih telah memberikanku nutrisi saat masih dalam kandungan.
  2. Terima kasih telah bersabar menghadapi sakit yang luar biasa saat melahirkanku.
  3. Terima kasih telah menyambutku dengan suka cita saat aku lahir sampai lupa sakit yang sebelumnya dirasakan.
  4. Terima kasih telah memberiku ASI dan membesarkanku.
  5. Terima kasih telah mengganti kasurku dengan kasur kering saat aku ngompol.
  6. Terima kasih telah mencuci bajuku yang kotor setiap hari.
  7. Terima kasih telah memberiku bagian ikan yang mudah dimakan, sedangkan dirimu memakan bagian yang banyak durinya.
  8. Terima kasih telah libur kerja dan merawatku saat aku sakit.
  9. Terima kasih telah mengkhawatirkanku walaupun kini aku telah tinggal jauh darimu.
  10. Terima kasih telah menjadi ibu bagiku, dulu, kini, dan sampai kapanpun.

***

Donna ni tooku no machi de boku ga kurashite ita toshite mo, furi mukeba itsumo anata no yasashisa ga. Donna ni ookiku natte mo kawaranai to itte kureta. Eien ni boku wa anata no kodomo datte. -Adachi Takashi

Even if i’m now living in city far away from you, your tenderness is always here. Your love will not change, however old i become. I’m your child, forever. -Adachi Takashi

Dalam rangka hari ibu se-Indonesia, saya mengucapkan selamat hari ibu terutama untuk mama saya. Kemudian ibu mertua saya, istri kakak saya (walaupun belum diamanahi buah hati), kakak-kakak perempuan ipar saya, dan kakak perempuan sepupu yang sangat dekat dengan keluarga saya.

Dan seluruh ibu Indonesia. Ini sekedar ucapan terima kasih kami, para ananda, untuk segala cinta. Cinta tanpa akhir. Semoga ibu selalu disayang Allah.πŸ™‚

Happy mother’s day!

BannerHariIbuKEB_zps8670007d***

3 thoughts on “Ibu, Cinta Tanpa Akhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s