Saat Nisa Muntah

Saya ini termasuk yang panik kalau anak muntah. Masalahnya karena saya kesulitan mengidentifikasi penyebab muntahnya. Kalau demam mungkin masih bisa dilihat gejalanya, apakah ada batuk atau pilek, ada bintik2 merah atau tidak, periksa mulutnya apakah ada gigi tumbuh atau sariawan. Macam-macam. Kalau muntah?

Seperti dikutip dari health.kompas.com, bahwa Muntah adalah suatu gejala bukan merupakan sebuah penyakit. Gejala ini berupa keluarnya isi lambung dan usus melalui mulut dengan paksa atau dengan kekuatan. Muntah merupakan refleks protektif tubuh karena dapat berfungsi melawan toksin yang tidak sengaja tertelan. Selain itu, muntah merupakan usaha mengeluarkan racun dari tubuh dan bisa mengurangi tekanan akibat adanya sumbatan atau pembesaran organ yang menyebabkan penekanan pada saluran pencernaan.

Walaupun muntah bukan penyakit, tetapi harus dicari tahu penyebabnya kan? Bulan April lalu, nisa muntah-muntah, disertai flu berat. Tapi kemudian sembuh tidak muntah lagi, walaupun flunya masih ada. Namun beberapa hari setelahnya Nisa demam tinggi. Sangat tinggi sampai 40 derajat celcius. Naluri saya mengatakan ada yang tidak beres. Saya gelisah, tapi saya berusaha tetap rasional.

Demamnya naik turun selama 3 hari walaupun sudah ke dokter dan diberi obat penurun panas, bahkan sudah dites influenza dan hasilnya negatif. Hari ke-4 Nisa kembali demam, akhirnya saya bawa ke Rumah Sakit dalam keadaan demam tinggi diatas 40 dercel. Saat itu juga dokter memutuskan untuk nyuuin (menginap di RS). Perasaan ibu mana yang tidak sedih? Baru kali itu Nisa sakit berat sampai harus dirawat.

Nisa di RS
Nisa di RS

Setelah menjalani perawatan di RS, dites urin, foto rontgen, dan USG perut, hasilnya Nisa positif terinfeksi bakteri escherichia coli. Bakteri ini ditemukan di dalam urinnya. Ya Tuhan! Saya browsing tentang bakteri ini, biasa ditemukan dalam makanan dan air. Kebanyakan dari bakteri ini tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan penyakit. Saya tidak tahu apakah penularannya dari rumah atau dari hoikuen (daycare) Nisa. Tapi karena bentou saya bawa sendiri dari rumah, berarti kemungkinan dari rumah. Tapi Nisa juga minum air dari hoikuen.Β Ah, pusing!

Beruntung satu minggu Nisa pulih. Setelah dari RS, tenaganya seolah kembali, Nisa ceria sekali. Alhamdulillah. Namun flu berat yang diderita Nisa belum sembuh. Masih ada sisa pileknya, akhirnya diresepkan obat untuk diminum di rumah. Sampai di rumah saya bersih-bersih, cuci-cuci. Saya usahakan udara di rumah saya kembali bersih sehingga tidak ada kuman penyakit yang tertinggal.

Semoga sehat terus ya, sayang.

11 thoughts on “Saat Nisa Muntah

  1. Alhamdulillah kalo Nisanya dah mulai membaik..
    Duuh kalo soal anak emang bikin panik..batuk pilek aja dah kasiannya minta ampun apalagi kalo yg aneh2..smoga Nisa selalu sehat ya mba

  2. Yak ampun NisaπŸ˜₯ itu tangannya diinfus begitu.. Anggit dulu umur 9 bulan juga sempet opname gegara gejala DB. Kakinya dibalut gitu karena diinfus juga… T___T sehat ya nak yaaaa… Jangan atit lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s