Quiz Monday FlashFiction Prompt #2: Semua Akan Baik-Baik Saja

Beberapa orang berseragam putih-putih itu datang lagi. Tidak! Aku tidak mau! Pergi sana! Jangan dekati aku!

Mereka mencengkram tangan dan kakiku. Aku berontak dengan sisa tenagaku. Sia-sia. Jumlah mereka terlalu banyak. Aku tak bisa bergerak. Tubuhku dibebat.

“Huaaaaa….!!!” Aku berteriak sekuat yang aku bisa.

Tolong!! Mereka menancapkan benda tajam di pergelangan tanganku. Apa ini??

Lemas. Aku capek. Tenagaku hilang.

Tiba-tiba seseorang mengangkat tubuhku. Tangannya hangat. Ia juga mendekapku. Nyaman sekali. Aku ingin selamanya didekap seperti ini.

“Cepat sembuh ya sayang. Mama ada di sini sama Nisa. Semua akan baik-baik saja, Nak.”

Ah, aku mendengar bisikan yang membuat hatiku lega. Aku pun jatuh tertidur. Tak kurasakan lagi sakit yang tadi menyiksaku. Karena aku tahu, ia pasti akan selalu ada di sampingku.

 

Photo-0092

 

***

Note: Foto diambil kemarin. Saat ini Nisa sedang dirawat di RS. Minta doanya ya, semoga Nisa chan cepat sembuh. Makasih.πŸ™‚

QUIZ MONDAY FLASHFICTION #2 – Sekilas Sekitarmu

40 thoughts on “Quiz Monday FlashFiction Prompt #2: Semua Akan Baik-Baik Saja

      1. Iya, sama2 nisamama
        FF versiku sih nggak harus ada twist, etapi jangan diikuti kalau aturan dasarnya emang harus ngetwist kayaknya.πŸ˜€

  1. Cepat sembuh yah cantikπŸ™‚
    Biar cepat bisa main lagi, sekolah lagi. Tentu Nisa kangen kan saat2 itu?
    ______________
    Hmmm, saya mau komenin FF-nya nih (teteup hehehe…).

    Melihat foto dan narasi cerita, saya masih merasakan jurang. Gak klop. Mengapa? Saat membacanya (belum melihat foto yang di bawah), dari pilihan diksi dalam narasinya saya membayangkan si aku usia remaja atau paling minimal usia 9-10 tahun. Pas liat foto Nisa, masih usia 4-6 tahun.

    Jika penceritaannya dari sudut mama Nisa, mungkin akan lebih tepat dan dapat menguras emosi. Terutama jika diceritakan betapa sedihnya melihat buah hati yang biasa ceria tiba2 jatuh sakit. Itu menurut saya. loh!

    1. aamiin. makasi doanya tante.πŸ˜‰
      iya, tadinya saya mau cerita dari sudut pandang Mama Nisa, tp daritadi saya gagal terus menciptakan cerita yang pas. ^_^ Jadi saya coba cerita dari sudut pandang Nisa. Karena Nisa blm bisa ngomong, makanya dialog Nisa saya tulis miring menandakan kalo itu dialog dalam hatinya aja. Ternyata kurang pas ya?
      Ok, makasi masukannya mba nurus. Btw, saya penasaran sama postingannya mba nurus di MFF. Hihihi.πŸ˜€
      Dan satu lagi, Nisa masih 1 tahun 7 bulan mba. *terasa makin dalem yak jurangnya*πŸ˜€

      1. 1 tahun 7 bulan? Waduh *tepuk jidat*
        Mungkin fotonya dari dekat yah jadi kelihatan udah gede hehehe… #tante ketahuan gak pernah baca2 ttg NisaπŸ™‚ Eh, sempat baca waktu Nisa mau masuk sekolah, makanya ta kira usia2 ituπŸ˜€

        Soal yang “itu” hehehe… mungkin saya bakal buka blak-blakan di blog pribadi saat posting tentang opini saya

  2. Nisa chan…, semoga lekas sehat ya, NakπŸ™‚ cepat kembali bermain…kalau saya nih Mbak, sukanya bikin dongeng untuk mengaplikasikan foto anak2πŸ˜€ tapi dongeng di FFin bisa gak ya??

  3. aamiin. makasih tante.
    wah, saya bukan pakar dongeng, Mak. Saya jg ga bisa bikin cerpen. Selalu kaku menurut saya. Saya belajar bikin cerita yang mini-mini dulu aja deh. Hehehe.

    1. kmrn Nisa demam 4 hari naik turun, di tes urin sama cek lab hasilnya positif infeksi bakteri. tp skrg udah sembuh Alhamdulillah. makasi doanya.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s