One year breastfeeding with Ayahbunda

Setahun sudah saya menyusui Nisa. InsyaAllah komitmen ini akan berlanjut satu tahun ke depan atau lebih sampai Nisa tersapih dengan cinta. Tanpa paksaan atau kebohongan melainkan dengan kerelaan dan keikhlasan. Atau bahasa kerennya “weaning with love”. Kedengarannya indah ya. Memang proses menyusui itu indah.๐Ÿ™‚

Perjalanan ASI Nisa satu tahun ini bukan tanpa hambatan.ย  Masalah bingung puting, flat nipple, sampai nursing strike pernah saya alami. Ingin konsultasi dan diskusi, tapi sama siapa? Sebenarnya di Jepang konsultasi seputar permasalahan anak bisa dilakukan lewat telepon 24 jam setiap hari, atau datang langsung ke Dinas Kesehatan Kota setempat. Tapi, tetap saja karena saya nggak begitu pandai berbahasa Jepang, jadi agak kesulitan mencari informasi, nggak bisa dengan leluasa curhat masalah anak, paling-paling jika sedang jadwal kontrol rutin dengan dokter anak ato dengan bidan posyandu, hanya membahas yang simpel-simpel aja seputar tumbuh kembang anak.

Dengan keterbatasan itu, saya mencoba berteman dengan internet. Saya cari informasi sebanyak-banyaknya seputar ibu dan anak. Pencarian saya akhirnya bermuara pada website Ayahbunda. Saya udah tau sih majalahnya, majalah Ayahbunda. Tapi karena saya tinggal di luar negeri, jadi nggak mungkin langganan majalahnya. Dengan adanya website ini membantu banget buatย  ibu-ibu seperti saya. Tetap bisa update seputar info ibu dan anak.

Lengkaaaap banget. Ada banyaaaak banget artikel-artikel bermanfaat seputar ibu dan anak. Dari mulai kehamilan, persalinan, bayi, sampai keluarga. Kalau pusing cari artikel tinggal masukkan kata kunci, langsung keluar artikel yang berkaitan dengan kata kunci. Misalnya kita ingin tau tentang menyusui, tinggal ketik menyusui di kata kunci, klik langsung keluar deh artikelnya banyak banget (jangan pusing yah) hehe… Ada juga fasilitas “tools” buat download artikel-artikel dalam bentuk pdf. Ini berguna banget buat disimpen di komputer file-nya, atau di print sekalian biar setiap saat bisa dibaca. Kalau butuh diskusi, ada juga ruang interaktif. Bisa tanya pada ahli (dokter), atau sharing pengalaman dengan ibu-ibu di grup diskusi. Nggak hanya itu, bisa belanja buku online juga ternyata. Bukunya ya tentu saja yang berhubungan dengan anak. Ayahbunda juga sering ngadain acara-acara seminar parenting, event-event lomba, dan kopdar sesama komunitas. Aaah.. seandainya saya tinggal di Indonesia… hehe๐Ÿ˜€

Oke, balik lagi ke menyusui. Masalah bingung puting yang dialami Nisa adalah yang terberat menurut saya. Nisa kecanduan botol dot, jadi nggak mau menyusu langsung. Salah saya sih. Saya nggak tau pemberian dot bisa menyebabkan masalah, pasalnya dari awal waktu di RS Nisa memang sudah diberi ASIP lewat dot. Sampai di rumah pun tetap saya lanjutkan. Perjuangan Nisa lepas dari dot berlangsung berhari-hari. Semakin parah kalau mau tidur malam. Kalau Nisa nangis luar biasa, saya kasih ASIP lewat dot, tapi hanya sebagai pancingan aja, kalau udah mulai tenang, saya sodorin puting saya. Kalau masih belum mau, dot lagi, nanti agak tenang, sodorin puting lagi.ย  Gituuuu terus sampai tidur. Dan teruuss sampai Nisa mulai biasa lagi menyusu langsung. Syukurlah usaha saya berhasil. Mulai saat itu pemakaian dot untuk sementara saya hentikan. Saya juga berhenti memerah ASI. Hanya saat mau bepergian aja saya perah ASI. Tapi itu pun hanya untuk jaga-jaga kalau saya nggak bisa menyusui langsung. Saat Nisa mulai makan, akhirnya saya pakai lagi botol dotnya untuk menampung air putih. Abis saya bingung gimana cara ngasih air putih ke Nisa. Ya udah lewat dot aja. Alhamdulillah nggak pengaruh ke pola menyusu Nisa. Kalau sekarang sih udah pinter minum pake sedotan atau pake gelas langsung.

Fakta tentang manfaat ASI yang saya rasakan adalah Nisa jarang sakit. Paling hanya flu saat cuaca sedang dingin. Itupun saya nggak perlu terlalu khawatir. Karena flu atau common cold bisa sembuh sendiri, cukup gempur dengan ASI dan beri asupan cairan yang agak banyak supaya nggak dehidrasi. Gizi ASI sudah yang paling lengkap. Ia mengandung protein, lemak, vitamin, zat antibodi, zat anti alergi dan zat penting lain yang dibutuhkan bayi. ASI juga membantu perkembangan otak, alat pencernaan dan organ-organ lainnya. Jadi banyak keuntungan yang didapat dengan terus menyusui anak. Wuih, omongan saya canggih bener yah? Ini berkat berguru sama Ayahbunda. Jadi ibu itu harus banyak membaca dan nggak boleh malas cari informasi. Ilmu bisa didapat dari mana saja kan?

Sekarang saya memasuki tahun ke 2 menyusui. Tantangannya tentu lebih berat. Kenapa lebih berat? Karenaaa… Nisa udah mulai bisa menggigit! Aww!!๐Ÿ˜€ Gaya menyusuinya juga udah mulai macam-macam, jadi tarik sana tarik sini. Harus lebih banyak sabar. Tapi bisa dikasih pengertian kok, karena bayi satu tahun udah bisa diajak komunikasi.

Nisa 1 tahun 1 bulan

Menyusui untuk anak usia 1 tahun lebih, kandungan zat imun ASI masih dapat melindungi anak dari penyakit, karena anak-anak di atas usia 1 tahun biasanya banyak memasukkan mainan ke mulut, main kotor-kotoran, dll. Kuman penyakit bisa masuk dari mana saja. Pemberian ASI tentu akan menguatkan daya tahan tubuhnya. Kiat-kiatnya bisa dilihat di sini ya.๐Ÿ™‚

Dalam Al-Qur’an pun juga dianjurkan untuk menyempurnakan menyusui hingga 2 tahun.

ูˆูŽุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽุงุชู ูŠูุฑู’ุถูุนู’ู†ูŽ ุฃูŽูˆู’ู„ุงูŽุฏูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุญูŽูˆู’ู„ูŽูŠู’ู†ู ูƒูŽุงู…ูู„ูŽูŠู’ู†ู ู„ูู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽู† ูŠูุชูู…ู‘ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุถูŽุงุนูŽุฉูŽ ๏ดฟุงู„ุจู‚ุฑุฉ: ูขูฃูฃ

โ€œPara ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan<โ€ (QS. Al-Baqarah [2]: 233).

Kita yakin, bahwa apa yang dianjurkan oleh Allah subhanahu wa taโ€™ala selalu memberi kebaikan bagi manusia dan bukan sebaliknya. Semoga kita diberi kemampuan oleh Allah untuk melaksanakannya. Aamiin…๐Ÿ™‚

Nggak terasa juga kebersamaan saya dengan Ayahbunda udah satu tahun, sama kayak usia Nisa. Selama itu saya banyak mendapat ilmu bermanfaat. Semoga kebersamaan ini terus berlanjut danย Ayahbunda bisa terus memberi manfaat bagi para ibu dan keluarga Indonesia.๐Ÿ™‚

*Tulisan ini diikutkan pada Lomba Menulis Blog “Aku dan Ayahbunda”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s