Hamil di Jepang #2

Sebelumnya udah pernah cerita pengalaman hamil di Jepang. Sekarang mau cerita lagi, tapi dibumbui informasi sedikit ya… Hamil di luar negeri pasti ada bingungnya. Nanti gimana kontrol ke dokternya, gimana lahirannya, dll. Saya mau sekedar sharing aja, apa yang harus dilakukan jika kamu hamil di Jepang.

  • Proses pertama kali setelah kamu sadar kalo ternyata hamil adalah cek ke dokter. Bisa Rumah sakit ato Klinik Bersalin.

Bilang sama susternya kalo kamu baru pertama kali ke sana, dan ingin periksa hamil. Nanti kamu akan dikasih semacam kuisioner yang harus diisi. Isinya tentang pertanyaan2 seputar kapan terakhir haid, dll. Ini penting untuk mengetahui usia kehamilan kita. Untuk orang asing akan ditawarin kuisioner dalam bahasa Jepang ato Inggris. Saya dulu minta Inggris, kalo bahasa Jepang pusing baca kanjinya… hahaha…😀

Abis ngisi, biasanya disuruh cek urin, timbang berat badan, dan tekanan darah (tensi). Semua dilakukan sendiri, trus dicatat, nanti catatannya kasihin suster. Abis semua selesai tinggal nunggu dipanggil deh sama dokter.

Di ruangan dokter, kamu akan di USG. USG perut dan transvaginal (usg lewat vagina). Kalo nggak nyaman sama usg transvaginal, apa boleh buat, tahan aja ya… hehe… Setelah konsultasi sama dokter, masih harus nunggu lagi buat konsultasi bidan.
Sama bidan, kamu akan dikasih penjelasan yang lebih jelas, nanti dikasih Surat keterangan bukti hamil, buku panduan ibu tentang kehamilan dan persalinan, hari perkiraan lahir, dll. Bisa tanya2 juga apa yang belum jelas.

  • Yang kedua, kamu dianjurkan ke Dinas Kesehatan Kota setempat (Kenkou Senta). Bawa Surat Keterangan Bukti Hamil dari Rumah Sakit/Klinik Bersalin.

Tujuannya lapor di sini supaya kamu terdaftar sebagai ibu hamil. Dinas Kesehatan ini fungsinya kayak Posyandu di Indonesia.  Nanti dikasih buku panduan ibu dan anak (boshitecho), kayak buku Kartu Menuju Sehat -KMS- kalo di Indonesia. Buku ini tiap kontrol hamil harus dibawa, karena buku ini mencatat riwayat dari hamil, persalinan, sampai nanti anak sudah lahir dan kalo ga salah berumur 5 tahun. Semua catatan ada di satu buku itu (satu buku untuk satu anak). Selain buku panduan, kamu akan dapat informasi2 seputar kehamilan, berguna banget nih. Satu lagi yang nggak kalah penting, nanti dikasih juga gantungan kunci ibu hamil…🙂
Oya, kalo di kota saya, dapat voucher juga. Voucher ini semacam kupon potongan harga jika kita kontrol hamil. Tapi, kalo ini kayaknya tergantung kebijakan kota masing2. Tiap kota bisa beda2 fasilitasnya.

Setelah melahirkan nanti juga wajib lapor Kenkou Senta. Supaya pihak Kenkou Senta bisa mengirim informasi2 seputar ibu dan anak (kan udah dibilang kayak Posyandu). Info tentang imunisasi, perkembangan bayi dan segala permasalahannya, silahkan juga kalo mau berdiskusi ato bertanya.🙂

  • Setelah itu, tinggal kontrol rutin deh ke dokter. Jangan lupa tiap kontrol bawa buku panduan ibu dan anak, dan voucher hamilnya (kalo saya).

Selama kontrol hamil, biasanya akan ada kelas2 ibu hamil, senam hamil, kelas mama papa, dll. Terserah sih mau ikut apa nggak, tapi mending ikut aja, nggak ada salahnya. Berguna kok.🙂

Oke, selamat menikmati kehamilan yaaa…… Semoga sehat2 dan lancar sampai persalinan…🙂

cup cup muah dari Nisa chan… :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s