Ngobrol tentang ASI, yuk Bu Ibu…

Anaknya dikasih susu apa?

ASI aja…

Oh,, ASI nya banyak ya? kalo ASI ku sedikit, jadi anakku kukasih susu formula. Susu merk A bagus loh. Bisa menambah kecerdasan katanya…

Hmm…

Iya, kalo cuma ASI aja kan gizinya nggak cukup. Kasian tuh anaknya kurus gitu.

Eh…?

Pernah dengar percakapan ibu2 kayak gitu? Ato pernah ngalamin sendiri? Seharusnya menyusui adalah hal yang alami ya. Semua ibu yang melahirkan pasti bisa menyusui, kecuali memang ada penyakit yang menyebabkan ASI nggak keluar jadi nggak bisa menyusui.

Pengaruh iklan susu formula yang sangat gencar membuat ciut nyali para ibu untuk menyusui. Mereka nggak pede sama ASI nya sendiri. Mereka pikir ASI nggak cukup gizi dibandingkan susu formula A, B, ato C. Bener nggak sih susu formula gizinya lebih bagus dari ASI?

Hmm… kalo ibu2 rela membaca ato cari informasi tentang kandungan susu formula A, B, ato C, masa’ ibu nggak mau cari tau informasi kandungan air susu sendiri sih? Seandainya ibu2 tau, pasti nggak akan mau berpaling ke yang lain selain ASI.

Nih, saya copas komposisi ASI. sumber dari clubnutricia.co.id

ASI mengandung zat gizi yang secara khusus diperlukan untuk menunjang proses tumbuh kembang otak dan memperkuat daya tahan alami tubuhnya. Kandungan ASI yang utama terdiri dari:
1. LAKTOSA
merupakan jenis karbohidrat utama dalam ASI yang berperan penting sebagai sumber energi . Selain itu laktosa juga akan diolah menjadi glukosa dan galaktosa yang berperan dalam perkembangan sistem syaraf. Zat gizi ini membantu penyerapan kalsium dan magnesium di masa pertumbuhan bayi.
2. LEMAK
merupakan zat gizi terbesar kedua di ASI dan menjadi sumber energi  utama bayi serta berperan dalam pengaturan suhu tubuh bayi. Lemak di ASI mengandung komponen asam lemak esensial yaitu: asam linoleat dan asam alda linolenat  yang akan diolah oleh tubuh bayi menjadi AA dan DHA. AA dan DHA sangat penting untuk perkembangan otak bayi.
3. OLIGOSAKARIDA
merupakan komponen bioaktif di ASI yang berfungsi sebagai prebiotik karena terbukti meningkatkan jumlah bakteri sehat yang secara alami hidup dalam sistem pencernaan bayi.
4. PROTEIN
Komponen dasar dari protein adalah asam amino, berfungsi sebagai pembentuk struktur otak. Beberapa jenis asam amino tertentu, yaitu taurin, triptofan, dan fenilalanin merupakan senyawa yang berperan dalam proses ingatan.

Nggak hanya itu, kandungannya pun berubah sesuai kebutuhan gizi bayi. Referensinya coba baca di sini.

Dan kalo ibu2 teliti membaca, di setiap kemasan susu formula pasti ada tulisan ASI adalah makanan terbaik bayi (saya lupa bunyi tulisan pastinya, tapi kurang lebih seperti itu lah) :p

Ciee… jadi kampanye ASI nih. Iya dong, nggak mau kalah sama produsen susu formula. Ini saya juga punya susu cap gentong alias ASI…😀

Tapi, anak si A yang minum susu merk anu pintar, cerdas, daripada si B yang kecilnya minum ASI doang.

Yah, kalo itu mah tergantung stimulasinya kali. Tergantung orangtua yang mendidik juga, dan tergantung anaknya sendiri belajar apa nggak… hahaha…😀

Situ sih enak ASI nya melimpah, nah ASI ku sedikit, gimana dong?

Hmm… tau ASI sedikit darimana?

Aku coba pompa, dapetnya dikit.

Hasil pompa nggak bisa dijadikan patokan ASI banyak ato sedikit. Karena kekuatan tangan ato alat pompa beda2. Tapi, kalo isapan bayi akan terus merangsang ASI ber-produksi terus karena prinsip ASI adalah SUPPLY BY DEMAND. Selama ada permintaan dari bayi maka ASI akan terus ada, insyaAllah. Jadi semakin sering payudara ibu disusui bayi ato dipompa/perah tangan, maka semakin banyak produksi ASI.

Tapi Bayiku udah mimik ASI masih nangis juga, pas diperiksa ASInya abis tuh kayaknya, dipencet nggak keluar susunya. Begitu dikasih susu formula langsung diem trus tidur. Itu berarti dia kenyang kan?

Siapa bilang? Susu formula itu sulit dicerna lambung bayi, memang menimbulkan efek kenyang lebih lama padahal lambung bayi sedang bekerja keras mencerna susu formula. Beda dengan ASI yang mudah dicerna, makanya bayi ASI cenderung lebih cepat lapar, jadi seolah-olah bayi ASI nggak kenyang2. Kasian Bu, jika lambung bayi disuruh kerja keras, makanya ada kasus bayi yang alergi susu formula (mencret,dsb). Bukan berarti cocok2an sama merk susu formula, tapi karena lambung bayi emang nggak kuat mencerna yang berat2. Termasuk pemberian makanan dini (kasih pisang, bubur, dll). Dianjurkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Artinya berikan ASI saja selama 6 bulan pertama. Karena itu tadi pencernaan bayi belum siap mencerna yang berat2. Setelah 6 bulan, pencernaan bayi udah siap dan pemberian ASI aja dinilai nggak cukup memberikan gizinya, maka ditambah pemberian MP-ASI (Makanan Pendamping ASI). Begitu loh Bu-Ibu…🙂

Trus, biar ASI banyak terus gimana caranya? Ada makanan khusus nggak?

Ada yang bilang daun katuk bisa memperbanyak ASI, ada yang bilang makan daun pepaya, pare, dll. Sebenernya itu semua hanya sugesti aja kok. Semua tergantung ibu. Karena produksi ASI itu sangat dipengaruhi mindset (pikiran). Semua makanan bisa jadi booster ASI kalo ibu makannya enak, dan seneng. Yang penting makan makanan bergizi. Kalopun ada makanan khusus, itu semua penunjang aja. Yakin aja ASI ibu banyak, pasti banyak. ASI ibu lancar, pasti lancar. Makanya busui nggak boleh stres yah, karena bisa berpengaruh produksi ASI tuh. Kalo si ibu stres, uring2an, sedih, banyak pikiran, yah, produksi ASI nya juga ikutan seret deh. Makanya dianjurkan menyusui dengan perasaan rileks dan bahagia. Kan seneng tuh ngerasain badan bayi ada di pelukan ibu, tangan kecilnya meraba2 dada ibu, matanya menatap mata ibu. Iih, romantis banget kan? hehe…😉

PERINTAH BAGI PARA IBU UNTUK MENYUSUI ANAKNYA

Alloh ‘azza wa jalla berfirman :

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَنْ تَسْتَرْضِعُوا أَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُمْ مَا آَتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” [QS al-Baqoroh : 233]

Dalam ayat ini udah jelas kan. Allah menciptakan payudara dan ASI sebagai makanan terbaik bayi. Jadi, yakin aja Allah pasti mencukupkan rejeki bayi kita lewat ASI. Sekarang bukan berdebat soal ASI saya banyak ato sedikit, tapi insyaAllah ASI saya cukup untuk bayi saya (banyak ato sedikit).🙂

Menyusui itu nggak mudah loh Bu-Ibu… Butuh tekad dan semangat yang super duper kuat. Apalagi kalo misalnya lingkungan nggak mendukung, terutama suami. Padahal ayat di atas udah dijelasin juga peran ayah terhadap busui, “…kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf…” . Maksudnya bukan hanya kasih makan sama baju doang, tapi juga dukungan dan kenyamanan supaya ibu sukses menyusui. Dukungannya dalam bentuk apa? Ooo… banyak!! Bisa bantu pijat bahu ibu yang pegal sehabis menyusui, bisa dengan masakin makanan kesukaan ibu (si ibu nggak sempat masak, karena nyusuin bayi berjam2), bisa bantu beberes rumah biar si ibu nggak stres ngeliat rumah yang kayak kapal pecah… haha. Yah, banyak lah pokoknya, se-kreatifnya para ayah membuat nyaman si ibu…😀

So, masih ragu untuk kasih ASI buuu??? ASI is the best looohh….😉

Oya, FYI tanggal 1-7 Agustus 2012 diperingati sebagai World’s Breastfeeding Week. Yuk sukseskan menyusui demi generasi yang lebih baik…🙂

3 thoughts on “Ngobrol tentang ASI, yuk Bu Ibu…

  1. Thanks mbak. So far hasil asip di kantor tmasuk sedikit dr teman2 yg lain.
    Skg mo coba mindset bahagia memompa.
    Walo lebih sering deg2an dan iri liat hasil tetangga, hiks!
    Smangat NgAsi!!!

  2. Baca atyikel mama nisa jd pngn peyuuk…soalnya lagi galau ni mama nisa..aireen juga 11 bulan kurang sminggu lagi..tp 2minggu yg lalu tu dia di serang batuk pilek..pas diperiksa k dokter, bbnya 7,8..katanya kecil banget bu…dokter ga nyaranin sufor sih krn memang aireen ga minum sufor ditqmbah lg alrgi pada susu sapi n makqnqn tertentu..eeminggu yg lalu abis berobat k dokter, aireen ditimbang lg di bidan t4 posyqndu eh bbnya 6,6 ..jd tambah galau bin kacau…apa timbangannya rusak ya….besok mau dibawa k puskesmas dulu mau nimbang lagi…di rumah kena omel sama neneknya aireen katanya ga merhatii makannya, anak dibiarin aja aku jadi binguuung….pdhal aku ngrasa dah berikan yg terbaik semampuku krn aku jg wanita bekerja…jd curhat deh…

  3. mama nisa ingin peluk… aq ngerasain yg mama nisa tulis… bbrp hri lalu aq dikomentari terus krn kasih asip ke anak ku… dibilang ribet dan bla…bla…bla… aq ttp optimis meskipun mrka komentar ga enak… alhamdulillah anak ku ga rewel dksh asip ketika aq krja dan mlm nya masih mau nenen sama aq… ayo bu ibu menyusui ttp optimis menyusui anak… menyusui itu kebahagiaan yg luar biasa loh…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s